Beranda > My Family > Long Distance (2)

Long Distance (2)

arya-dan-mamaSuara itu (Long Distance 1) sering membuat pilu dan terkadang aku menitikkan air mata tanda sayang tertahan. Keinginannya adalah amat wajar sebagaimana kita merindukan masa kecil yang indah dalam bimbingan orang tua. Berat rasanya menjadi semi single parent bagi si kecil yang kritis lagi aktif ini. Kejutan kecil akan tingkahnya yang lucu, kenakalan kecil, kreatifitas, peningkatan pengetahuan dan berbagai hal mengenai arya ingin sekali berbagi dengan papa.

Namun jarak ini masih menahan kami untuk berbagi ceria, karena keceriaan fisik tidak dapat dibagi dalam hubungan sljj. Pagi ini kami melakukan aktifitas pelepas rindu dan berbagi cerita kegiatan sejak pukul 4.30 hingga 5.30 wib sekaligus bercanda dengan arya. Papa begitu ceria dan semangat membangunkan arya yang minta libur sekolah, ah pagi ini begitu indah bagi kami.

Ada bagian yang selalu membuat suasana segar, canda papa begitu kreatif untuk membangkitkan anak-anak untuk sekedar teriak atau mencari jawaban. Letupan-letupan kecil seperti inilah, membuat mama merasa bangga mendapatkan insan nan santun ini. Kamipun bangun dengan semangat baru, karena arya sudah bisa menerima kondisinya kembali serta menemukan momen pagi nan ceria. Saatnya berangkat sekolah arya….

Iklan
Kategori:My Family
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: