Beranda > My Family > Mengatur Emosi Saat Kehamilan Membesar

Mengatur Emosi Saat Kehamilan Membesar

Bunda sekalian, apakah yang saya rasakan sama dengan pengalaman bunda saat hamil? Dimana begitu banyak godaan emosi mendera hingga kadang membuatku tidak dapat menahannya. Akibat yang menyakitkan adalah pinggang seperti di ikat, bisa dibayangkan bagaimana perut yang mulai membesar seperti dililit seutas tambang rasanya. Pemicu kemarahan ini sangat sederhana, yaitu ananda arya yang mulai sering berulah nakal dengan kurang menghiraukan himbauan untuk segera menyelesaikan pekerjaannya. Salah satunya adalah mandi pagi, selalu saja ada alasan, entah buang air dulu, mainan air, cari baju, sloweran kesana kemari, hmmmm kadang mulai membantah.

Saat siang tiba emosi ini sering berapi-api, bagaikan petir yang siap menyambar-nyambar dengan gemuruh suara yang sangat kencang. Namun semua harus bisa aku lalui dengan memaksa diri mengatur emosi karena kehamilan ini semakin membesar dan bisa saja akibat kemarahan tersebut mempengaruhi janin yang kami sayangi.

Kadang ada juga ketika suamiku tercinta terlalu lelah akan pekerjaannya, sehingga waktu libur atau week end cuma tidur, rasanya gemes sekali. Untunglah kami sering bisa bersenda gurau sehingga saat mau tidur arya dan papa selalu menjadi pelipur melulurhkan amarah yang terjadi sebelumnya. Ya Alloh, hanya kepamulah kami berserah diri dan jauhkanlah kami dari amarah yang menyesatkan.

Iklan
Kategori:My Family Tag:, , ,
  1. Januari 17, 2011 pukul 5:19 pm

    Berkunjung… melepas rindu.
    salam superhangat

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: